Polres Metro Jakarta Timur Minta Dua Gangster Penyerangan di Jalan Pramuka Barat Serahkan Diri

Hukum Kriminal Peristiwa

Polres Metro Jakarta Timur Minta Dua Gangster Penyerangan di Jalan Pramuka Barat Serahkan Diri

Kamis, 20/4Agustus 2020,Megapolitanjatim
Jakarta – Unit Reskrim Polres Jakarta Timur meminta dua anggota gangster pelaku penyerangan di Jalan Pramuka Barat, Kecamatan Matraman, pada Selasa (18/8/2020), kemarin untuk segera menyerahkan diri.

Kalaudua anggota ganster tersebut tak juga menyerahkan diri, tindakan tegas akan segera diambil oleh pihak kepolisian.

Wakapolres Jakarta Timur, AKBP Steven Tamuntuan mengatakan, kedua pelaku yang kini berstatus daftar pencarian orang (DPO) alias yakni Gembel dan Fernando.

“Kami minta pelaku segera menyerahkan diri, kita akan melakukan hal yang maksimal untuk melakukan pengejaran,” kata AKBP Steven, Rabu (19/8).

Dikatakan AKBP Steven, pihaknya juga sudah menyiapkan tim khusus yang saat ini masih di lapangan untuk mengejar pelaku, dua anggota gangster. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera menangkap keduanya. “Tim gabungan masih bekerja di lapangan untuk memburu keduanya,” ungkap AKBP Steven.

AKBP Steven menambahkan, bila dua anggota ganster itu, Gembel dan Fernando tak kunjung menyerahkan diri bukan tak mungkin jajarannya melakukan tindakan tegas dan terukur. Terlebih sudah masuk usia dewasa dan berbeda dengan tersangka lain yang masih tercatat pelajar sekolah.

“Untuk enam pelaku sudah dilakukan pemeriksaan dan mereka mengakui benar berada di TKP dan benar terlibat dalam perbuatan melakukan kekerasan,” terang AKBP Steven.

Sebelumnya diberitakan, dua remaja Aditya Lestianto, 12, dan Yaris Riadi, 17, tewas dibacok kelompok gengster di Jalan Pramuka Barat, Matraman. Keduanya tewas dengan luka bacok hampir diseluruh tubuh dan kepalanya.

Atas kejadian itu, unit Reskrim Polres Jakarta Timur akhirnya menangkap keenam tersangka MAP, 20, VR,16, RHS, 15, I, 16, RDE, 16, dan DZP, 14, yang ikut terlibat dalam geng tersebut.

Dari semua tersangka yang diamankan, lima di antaranya berstatus pelajar, dan hanya satu orang yang bukan tak pelajar.

Dua anggota gangster saat ini masih buron, diharapkan segera menyerahkan diri, kalau tidak polisi akan menindak tegas.

(DA/SOF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *