Tak Pakai Masker KTP Disita

Ekonomi Hukum Kesehatan Pemerintah Peristiwa

Tak Pakai Masker KTP Disita

Megapolitanjatim~ Boyolali Kesadaran masyarakat menyikapi pandemi virus covid-19 di Kabupaten Boyolali saat keluar rumah masih perlu ditingkatkan, ada saja yang belum mau menggunakan masker, sehingga memaksa petugas gugus tugas turun ke jalan menertibkan warga.
Seperti halnya Anggota Koramil 18 Kemusu Kodim 0724/Boyolali, Polsek Kemusu, Satpol PP Kabupaten Boyolali,serta Camat dan staf Kecamatan Kemusu melaksanakan kegiatan penertiban pendisiplinan kepada warga yang melintas di depan Kecamatan Kemusu tentang kewajiban memakai masker dalam situasi new normal. Rabu (22 /07/2020)

Keberadaan masyarakat yang belum sadar menggunakan masker sering membuat kesal para petugas, seiring kesadaran sebagian warga memakai masker masih minim. Banyak warga yang mengabaikan himbauan pemerintah agar wajib menggunakan masker, terutama saat melakukan aktivitas sehari hari seperti yang terlihat dalam operasi penertiban masker yang digelar di depan halaman Kantor Kecamatan Kemusu.
Untuk menimbulkan kesadaran warga memang diperlukan langkah-lagkah yang tegas, pada penertiban kali ini dilaksanakan penindakan bagi yang melanggar tidak memakai masker akan di sita KTP atau SIM dan pelanggar bisa mengambil di kantor Kesbangpol Boyolali dan pelanggar di bawah umur atau blm punya identitas di beri tindakan sosial berupa membawa tulisan saya melanggar.

“ Wilayah Boyolali saat ini memiliki kasus warga terpapar covid 19 yang cukup tinggi, akan tetapi kesadaran warga untuk memakai masker dalam aktifitasnya masih perlu ditingkatkan. Terkesan warga merasa situasi saat ini sudah aman. Oleh karena itu untuk memberikan efek jera kepada warga kami terpaksa melakukan penindakan bagi yang tidak patuh.” Ungkap Camat Kemusu Drs.Sumarno MM
Begitu juga yang dirasakan para anggota Koramil 18 Kemusu yang merasa warga memang perlu ditertibkan lagi, karena himbauan dan sosialisasi sudah sering kita lakukan sampai ke kampung-kampung maupun desa- desa bersama dengan pihak instansi lain, baik pihak kepolisian, dinas kesehatan maupun instansi lainnya.

“Hampir setiap hari ditemukan warga yang keluar rumah tanpa menggunakan masker, terkesan tidak khawatir wabah virus corona tengah membayangi. Tapi kita harus tetap optimis semakin lama kesadaran masyarakat menggunakan masker akan tumbuh dan menjadi kebutuhan seiring waktu”, kata Serma Riya.

(Ags/Ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *