Magetan –Guna mencegah Penyalah gunakan Bantuan Program Rumah Layak Huni (RLH) dari Baznas Kabupaten Magetan berupa bedah rumah bagi warga kurang mampu akan mendapat pengawasan langsung dari DPD Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Magetan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan pelaksanaan berjalan sesuai harapan masyarakat.
Ketua DPD LIRA Magetan, Sofyan mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Brigade LIRA Magetan untuk ikut memantau proses pelaksanaan bantuan di lapangan tersebut.
“Kami sudah koordinasi dengan Brigade LIRA Magetan untuk mengawasi dan memantau saat pelaksanaan kegiatan bantuan berlangsung,” kata Sofyan, Jumat (22/05/2026).
Pengawasan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang diterima Mahfud selaku Brigade LIRA Magetan beberapa bulan lalu. Salah satunya terkait kondisi rumah milik warga Puntuk, Mojopurno, Magetan berinisial SWN (64) yang dinilai sangat memprihatinkan.

Mahfud menjelaskan, rumah yang ditempati sudah tidak layak huni lantaran kayu penyangga keropos, bangunan miring, serta atap yang bocor dan sebagian tidak tertutup saat hujan turun.
“Saya turun ke lokasi untuk memastikan informasi dari warga. Setelah mengetahui kondisi yang sebenarnya, kami langsung koordinasi dengan Ketua LIRA,” ujar Mahfud.
Setelah menerima laporan tersebut, Sofyan langsung memerintahkan pengumpulan data dan bukti untuk kemudian dikonsolidasikan dengan dinas terkait.
“Karena kondisinya sangat memprihatinkan sayapun langsung koordinasi dengan dinas terkait Selain rumah tidak layak, bapak pemilik rumah juga sedang sakit-sakitan dan harus menghidupi anaknya yang menyandang disabilitas,” ungkap Sofyan.
Beberapa hari setelah laporan diterima, relawan pendamping program juga menemui tim LIRA guna melakukan koordinasi lanjutan terkait pelaksanaan bantuan.
Relawan pendamping menjelaskan bahwa bantuan dari Baznas bersifat stimulan dan mengedepankan semangat gotong royong masyarakat.
“Bantuan Baznas sifatnya stimulan untuk kegotongroyongan dengan melibatkan masyarakat penerima zakat atau muzaki, baik berupa bantuan moril maupun materiil,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan rumah RTLH dari Baznas disesuaikan dengan anggaran bantuan yang diterima penerima manfaat.
“Bangunan RTLH dari Baznas disesuaikan dengan anggaran yang diterima. Jadi kami sudah mensosialisasikan kepada kepala desa dan penerima bantuan,” imbuhnya.
Sementara itu, Sofyan berharap masyarakat ikut membantu dan mengawasi pelaksanaan bantuan agar dapat berjalan lancar dan memberikan harapan hidup yang lebih layak bagi warga penerima manfaat.
“Saya minta Brigade LIRA bersama tokoh masyarakat untuk membantu dan ikut mengawasi guna kelancaran bantuan tersebut,” pungkasnya. (Red)