Guna mengantisipasi laju perkembangan Covid-19 di Indonesia yang kian pesat, pemerintah telah menyiapkan 132 RS rujukan di hampir seluruh wilayah Tanah Air. Salah satunya yaitu Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, yang disulap menjadi RS Darurat Penanganan Covid-19.

Ekonomi Hukum Kesehatan Pemerintah Peristiwa

Megapolitanjatim.com, Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy langsung bertolak ke RS tersebut usai melakukan Rapat Tingkat Menteri melalui telekonferensi membahas perkembangan penanganan Covid-19.

Dalam kunjungannya, Menko PMK memastikan kegiatan dan pelayanan di RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, berjalan lancar. Ia pun turut memberikan semangat bagi para tenaga medis yang telah gigih berjuang melawan Covid-19.

“Terima kasih kepada para tim medis, tim kesehatan yang telah berjuang melawan Covid-19. Sukses pelayanan di RS ini juga tidak lepas dari peran tenaga medis yang paling utama,” ujarnya didampingi Pangkogabwilhan I Laksamana Madya Yudo Margono, Kapuskes TNI dr. Bambang DH, Kasdam, Kakesdam, serta sejumlah Tim Dokter TNI.

Turut hadir pula, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK Agus Suprapto dan Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes dr. Tri Hesti Widyastoeti.

Para tenaga medis sejatinya adalah pahlawan yang berada di garda terdepan melawan Covid-19. Bukan sekadar berjuang untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, namun seolah tanpa rasa takut, mereka sedianya rela mempertaruhkan nyawa sehingga fasilitasi sumber daya operasional harus disediakan dengan lancar dan baik.

Berdasarkan data, jumlah pasien RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran terus meningkat sejak pertama kali beroperasi pada 23 Maret 2020 pukul 17.30 WIB. Total terdaftar hingga 8 April 2020 berjumlah 764 orang, sedangkan pasien rawat inap berjumlah 521.

Per-8 April 2020, jumlah pasien keluar RS sebanyak 2 orang dengan status isolasi mandiri. Sementara pasien keluar RS secara akumulasi dari 23 Maret sampai 8 April 2020 yakni 173 orang.

“Kami tadi sudah mendapatkan penjelasan update berapa jumlah pasien, struktur organisasi RS ini, kemudian kami juga sudah berdiskusi menyangkut penguatan kebutuhan tenaga medis, serta masalah penganggaran,” tutur Menko PMK.

Lebih lanjut, Muhadjir mengungkapkan pihaknya akan segera mengagendakan rapat koordinasi tentang percepatan pengadaan tenaga SDM dan sinkronisasi penganggaran untuk RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.(sof/adm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *