Terkesan Tutup Mata Dan Tak Ambil Pusing Terkait Beberapa Titik Jalan Berlubang Di Magetan.
Magetan, Seringnya pengaduan masyarakat terutama pengguna kendaraan roda dua ke DPD LIRA Magetan sempat menjadi polemik rasa kurangnya perhatian pemerintah kepada pengguna jalan. Sudah kesekian kali Ketua LIRA beberapa kali kordinasi dengan beberapa dinas.
“Jalan berlubang memang wewenang provinsi, Saya mendesak dinas magetan yang membidangi untuk mengkomunikasikan mengingat demi keselamatan pengguna jalan,” ujar Sofyan, Selasa (12/08/25).
Saat meninjau langsung lokasi ada beberapa titik jalan berlubang seperti di tikungan perempatan selosari arah ke kiri, jalur cepat satu arah sepanjang jalan sampai di depan kantor DPRD ada beberapa lubang yang rawan. Salah satu pengendara bernama Anik saat di wawancarai merasa dirinya tidak nyaman.
“Saat jam kerja kendaraan padat apalagi jalur cepat, ketika antar anak sekolah kadang getir getir karena menghindar jalan berlubang seperti di tikungan timur pasar baru ada seorang ibu dan anak jatuh terpeleset motornya karena ada tumpahan semacam minyak,” ungkap anik
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Magetan Hariyanto saat di hubungi Sofyan mengatakan segera untuk menindak lanjuti laporan yang di sampaikan tersebut.
“Terima kasih akan segera kita tindak lanjuti secara bertahap,” kata Hariyanto.
Tak luput di waktu yang sama Gaguk Arif Sujatmiko, S.E., ketua. komisi B saat di hubungi Sofyan juga mendesak agar ikut memperhatikan badan jalan di beberapa titik berlubang yang menimbulkan kerawanan.
“Kami akan segera menindak lanjutinya mas, terima kasih info yang di berikan,”
Sofyan berharap pemerintah juga ikut memantau dan mengawasi adanya kendaraan truk ODOL yang masih bebas berkeliaran.
“Saya meminta petugas untuk memantau dan memberikan sanksi bagi truk yang masih membandel secara terang terangan membawa muatan lebih atau over dimensi,”. pungkasnya. (Tim redaksi?